Demonstration on Good Eel Culture Practices in Kaliwungu Village, Cilacap District

UN-FAO (United Nation-Food Agricultural Organization) atau Organisasi Pangan Dunia di bawah naungan PBB melakukan banyak kegiatan yang mendukung terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan. Fokus utama organisasi ini yaitu mengembangkan pertanian, peternakan, serta perikanan.

Indonesia dengan potensi sumberdaya air dan keanekaragaman hayati perikanan diharapkan menjadi salah satu sentra produksi pangan perikanan dunia yang menyediakan protein hewani untuk masyarakat.

Sidat merupakan komoditas perikanan Indonesia yang bernilai ekonomis dan nilai gizi yang sangat tinggi. Permintaan sidat di dalam dan luar negeri cukup besar tetapi belum didukung oleh produksi yang memadai. Selain jumlah petani lokal yang bergerak memproduksi sidat masih sedikit, sentuhan teknologi kepada para ahli perikanan juga masih minim.

Perairan di Cilacap adalah daerah dengan potensi sidat. Potensi ini perlu dieksplorasi agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Cilacap. Hal inilah yang mendorong FAO bekerjasama dengan PT. Laju Banyu Semesta (Sidat Labas) untuk melakukan kegiatan “Demonstration on Good Eel Culture Practices in Kaliwungu Village, Cilacap District”, sebuah program pengembangan masyarakat berbasis perikanan budidaya, yang mengangkat potensi lokal agar bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat tersebut. Program ini memiliki beberapa kegiatan utama di antaranya:

  1. Pelatihan budidaya sidat bersama para ahli perikanan
  2. Aplikasi budidaya sidat hingga panen
  3. Monitoring dan pendampingan budidaya
  4. Pelatihan pembuatan pakan, proposal analisis usaha untuk permodalan
  5. Evaluasi akhir kegiatan

Kami berharap melalui program ini terlahir para ahli-ahli perikanan Indonesia. Masyarakat yang terlibat diharapkan bisa melakukan kegiatan produksi sidat secara mandiri, berkelanjutan, dan ramah lingkungan di masa mendatang.

Antusiasme kelompok pembudidaya cukup besar. Mereka sangat aktif berpartisipasi dalam kegiatan demosite. Kami bahagia sekali dapat memfasilitasi dan menjembatani keinginan mereka agar komoditas sidat bisa dikenal masyarakat, pemerintah dan dunia internasional sebagai pembelajaran. Kolaborasi menjadi kata kunci untuk mengembangkan dan meningkatkan skala usaha komoditas sidat agar manfaatnya terasa untuk berbagai pihak.

Tetap semangat, Sidaters!

Jika kondisi bisnis anda saat ini terdampak wabah, maka marilah kita memohon kepada Allah Rabbul ‘alamin untuk perlindungan dan keselamatan agama, keluarga, bangsa dan negeri tercinta ini. Ikuti saran pemerintah ahli kesehatan untuk tetap dirumah dan menjaga kesehatan karena badai insyaAllah berlalu…

10 April 2020
Sidat Labas