Perjalanan Panjang Menuju Puncak (Part 1)

The story of Eel part 1

Kalau baca judul di atas terbayang kisah sukses seseorang yang sudah berjuang saat mudanya dan mempersiapkan diri untuk mencapai sesuatu yang menjadi cita-citanya. Kemudian kisah nyata nan indah akan menginspirasi dan mendorong banyak pemuda mengikuti jejaknya untuk mengapai kesuksesan….layaknya perjuangan Muhammad shalalahu alaihi wasalam yang menjadi tokoh paling berpengaruh diseantero jagad…

perjuangan

Pada pagi yang cerah dengan panorama awan dan birunya langit kita akan coba menelusuri jejak-jejak perjalanan makhluk Allah yang punya dara tarik eksotik, ekonomi hingga menjadi komoditas yang sangat dicari diseluruh dunia…masyaAllah ya, iya betul komoditas itu  bertajuk SIDAT

Sidat melakukan perjalanan panjang (yang biasa dikenal dengan MIGRASI) yang penuh dengan pelajaran-pelajaran berharga yang bisa kita petik sehingga bermanfaat bagi kehidupan kita, Ya perjalanan panjang yang dimulai dari sebuah titik yang rendah di permukaan bumi dalam kondisi gelap dan bersuhu dingin….iya betul Deepsea laut dalam

Ritual pemijahan (perkawinan) yang syahdu mereka lakukan di laut dalam, hal ini dibuktikan oleh para peneliti yang berhasil menangkap sidat dengan kapal ekspedisi didaerah laut dalam dan samudra. Kita ketahui bersama laut selalu berbalut dengan garam sehingga para ahli mengistilahkannya dengan salinitas atau air yang berkadar garam.

Setelah telur dan sperma dikeluarkan maka akan terjadi pembuahan dan kehidupan pun dimulai…tentunya hal ini menjadi menarik karena hanya sidat saja yang memiliki behavior seperti ini. Lalu telur yang dibuahi akan menetas menjadi larva yang dikenal dengan preleptocephalus, masih sangat sederhana morfologi maupun struktur anatomi tubuhnya tapi sudah berada pada kondisi ekstrim samudra…

Allah sudah mulai menempa larva sidat yang baru menetas dengan lingkungan samudra, tentunya Allah tahu sidat akan kuat menghadapi hal tersebut. Terombang ambing dalam terjangan ombak hingga badai tidak menyurutkan niat sidat untuk terus melakukan perjalanan untuk mencapai puncak…

Seiring berjalannya waktu sidat akan mengalami metamorfosis menjadi leptocephalus, organ-organ tubuhnya pun berkembang hingga siap mencari makan secara mandiri, loh induknya kemana kok malah mencari makan mandiri…tega ya si induk.

Jangan terburu-buru berburuk sangka ya, induk sidat di alam akan mati setelah ia berhasil melakukan pemijahan (perkawinan), mereka berpuasa selama perjalanan migrasinya dari hulu hingga laut dalam. Jadi energi terakhir benar-benar didedikasikan untuk generasi selanjutnya agar bisa melanjutkan perjuangan…masyaAllah sebuah inspirasi yang patut kita ambil pelajaran…luar biasa, pengorbanan yang tidak hanya mementingkan dirinya yang sudah mendapatkan kesuksesan tapi juga memperhatikan generasi selanjutnya…

Seiring berjalannya waktu sidat kecil terus menyusuri gelombang laut dan mengalami metamorfosis hingga menjadi glass eel sidat kaca karena memang bentuk tubuhnya bening sekali, apabila terkena cahaya ia akan memantulkan cahaya berwarna warni seperti pelangi nan indah, glass eel ini akan menuju muara sungai dimana induknya pernah melaluinya untuk menuju laut dalam.

Disepanjang perjalanannya menuju muara sungai bukanlah suatu hal yang mudah, adanya lingkungan yang ekstrim, badai hingga predator terus membayangi, tapi ia tahu ia harus berjuang seperti generasi yang dahulu telah berjuang. Hal tersebut tentunya memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita hidup ini penuh dengan ujian rintangan dan resiko yang harus dihadapi bukan dihindari. tapi kita tidak boleh menyerah ada satu nasehat yang perlu dicamkan baik-baik agar kita bisa sukses

“Kalau perjuangan hidupmu sebagaimana perjuanganmu untuk bernafas makan yakinlah InsyaAllah akan Sukses”

“Kalau salah, Perbaiki. Kalau gagal, Coba Lagi. Kalau menyerah, maka semuanya selesai”

Kami membahas secara detil dan terperinci prospek, sejarah, hingga budidaya berteknologi, sistem dan teknologi resirkulasi,rekayasa wadah, pakan hingga pengolahan ikan sidat sampai siap saji untuk bisa dikembangkan dalam skala usaha dalam kegiatan

 

Training and Partnership Integrated Eel Culture

*Pelatihan dan Kemitraan Budidaya Ikan Sidat Terintegrasi*

Hari : Selasa Rabu

Tanggal : 30-31 agust 2016

Pukul : 09.00 – 16.00

Lokasi : Farm Sidat Labas Bogor


www.sidatlabas.com

Facebook Sidat Labas

Youtube Sidat Labas/Labas TV

WA/Telp/SMS – 0816 134 1288


Kita akan lanjutkan minggu depan pembahasannya ya…

Stay tune terus ya di akun dan website sidat labas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *