Budidaya Sidat di Kolam Terpal

Assalamualaikum

Pada postingan yang lalu kita sudah membahas pemeliharaan ikan sidat pada kolam tembok dengan memanfaatkan air deras, Pemeliharaan ikan fingerling ukuran 20gram dapat juga dipelihara pada kolam terpal menggunakan rangka besi dengan diameter 3 meter dan tinggi air 80cm. Pada kontruksi terpal bisa ditebar ikan ukuran 20rgam dengan kepadatan 50kg dan panen untuk ikan ukuran konsumsi sampai kepadatan 150kg.

Pada kolam tembok kita menggunakan sistem air deras (running water) sedangkan pada kolam kontruksi terpal kita menggunakan sistem resirkulasi dengan berbagai macam filter, bio filter agar dapat mengubah amonia menjadi nitrat juga air yang melalui sistem resirkulasi ini akan memiliki kandungan oksigen yang cukup untuk ikan, kotoran kasar dan kotoran halus sisa pakan begitu pula kotoran yang lainnya pada kolam terpal ini akan disaring dengan filter mat dan filter busa pada wadah penyaringan tambahan sehingga air yang masuk ke penampungan air menjadi bersih kemudian dapat dialirkan kembali kedalam kolam terpal.

Adapun untuk perawatan kolam terpal cukup mudah, menguras kolam pun dilakukan melalui central drain jadi saat melakukan panen ataupun perawatan dasar kolam dapat mudah dan cepat, perawatan ini yaitu bertujuan untuk membuang sisa pakan dan sisa kotoran ikan perawatan ini dapat dilakukan setia pagi atau setiap sore. Perawatan kolam terpal bisa dilakukan berkala karena sistem resirkulasi menghasilkan air yang bersih sehingga perawatan dapat dilakukan dengan membersihkan filter saja.

Selamat menyimak pembahasan selengkapnya, Video Pemeliharaan Sidat Kolam Terpal.

Narasumber Bpk Deni Firmansyah.


Semoga informasi yang kami sajikan dapat menjadi inspirasi bagi Labaser dan Sidater, anda bisa memanfaatkan media apapun untuk dijadikan wadah pemeliharaan, manfaatkan lingkungan sekitar anda sumberdaya alam yang sangat bagus di Nusantara ini, manfaatkan barang-barang disekitar anda sehingga bisa membantu perekonomian. Menjadi Kreatif dan Inovatif bukan lah hal yang sulit, tetap semangat dalam berkarya dan berusaha, semoga Allah selalu melimpahkan rejeki kepada kita semua. Aamiin.

Think Locally but Act Globally

Better Eel For Better Life

Pengolahan Ikan Sidat

Sidat konsumsi yang kami olah merupakan ikan pilihan terbaik, sidat yang sesuai dengan ukuran konsumsi kami pilih dan kami pindahkan ke tank pemberokan fungsinya agar memudahkan kami dalam pengambilan. Setelan ikan dipindahkan ke tank pemberokan kemudian ikan dimasukan kedalam wadah yang berisi es lalu ikan dikirim ke ruang processing untuk di fillet.

Dalam ruang processing kami sangat menjaga kebersihan, petugas yang masuk kedalam ruangan processing harus dalam keadaan steril, menggunakan pakaian yang telah kami sediakan, peralatan yang kami sediakan dalam proses fillet dan pengolahan sangat terjaga kebersihan nya.

sidatSetelah dilakukan fillet pada ikan sidat, kemudian daging sidat diolah dengan cara dipanggang dan tentunya proses pembakaran dilakukan dengan higienis, tidak dilakukan di tempat terbuka, ikan sidat yang telah selesai diolah kemudian dilanjutkan ke tahap pambungkusan dalam plastik, ikan sidat yang telah melewati proses mulai dari karantina pada tank pemberokan kemudian masuk ke ruangan processing untuk di fillet sampai melewati proses pembakaran dan pembungkusan, ikan sidat kemudian kami bekukan agar ikan sidat dapat bertahan lama saat disimpan sebelum dikonsumsi.

Labaser dan sidater sekarang bisa melihat video proses pengolahan Labasaki mulai dari awal hingga siap konsumsi, manfaat yang tinggi dengan citarasa Nusantara yang sangat nikmat tentunya harus melewati proses yang baik, dengan katalain proses pengolahan ikan sidat jangan asal-asalan, sayang kan kalo dimasak hanya dengan resep yang sederhana.

Semoga Indonesia dapat mencicipi ikan sidat dengan kualitas yang baik dan manfaat yang baik pula.

Better ell for better life

Pemeliharaan Sidat fase Elver-Fingerling

Assalamualaikum wr.wb.

Berjumpa kembali bersama kami sidatlabas, pasti labaser dan sidater sudah rindu dengan postingan baru kami. pada postingan sebelumnya kami telah membahas  tentang pemeliharaan sidat ukuran Glass eel hingga ukuran Elver fingering juga tidak lupa dipostingan sebelumnya kita sampaikan cara pemberian pakan sidat ukuran ini.(kunjungi)

Nah para Labaser dan sidater… pada kesempatan kali ini kami akan coba membahas tentang pemeliharaan sidat mulai ukuran Elver fingering. pemeliharaan sidat ukuran Elver fingering di tempatkan pada wadah pemeliharaan round tank fiber silo berukuran diameter 1,25 – 1,5 meter dengan volume air +500 Liter dengan modern recirculation yang dilengkapi dengan beberapa filter juga tambahan aerotube dan UV sehingga air relatif aman dari biota berbahaya.

Pemberian pakan sidat ukuran elver fingering berbentuk pasta yang disesuaikan dengan kebutuhan sidat ukuran elver fingering. pada awal pemberian pakan, biasanya ikan akan adaptasi dalam mencari makan dengan indra penciuman, sidat dengan cepat mencium aroma aktraktan pada pakan yang deberikan sehingga ikan akan terangsang untuk makan lebih cepat.

Saat sidat terbiasa dengan pakan pasta maka akan memudahkan kita ketika pemeliharaan lanjutan di tempat yang lebih luas di kolam air deras maupun kolam jaring, juga dapat memudahkan sidat dalam mencerna pakan tersebut.

Sekarang saatnya kita simak video Station pemeliharaan elver fingering dan pemberian pakan elver fingering dalam round tank fiber silo yang akan kembali dijelaskan oleh Direktur utama PT.Laju Banyu Semesta bapak Deni Firmansyah.


Think Locally but Act Globally

Better Eel For Better Life

Ilmu Budidaya Sidat

Assalamualaikum…

Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali via dunia maya untuk terus update ilmu bermanfaat insyaAllah, ga bosan rasanya kami selalu mengingatkan sidater & labaser di seantero jagad untuk terus belajar.

Ilmu itu cahaya yang akan menuntun kita semua agar bahagia dan selamat.

Analoginya begini kalau orang mau naik sepada tapi belum punya ilmu mengendarai sepeda kira-kira apa yang terjadi…???

Ya coba anda yang dibelakang silahkan jawab…hehe kaya kelas virtual ya. Oke semua kita sepakat orang tersebut akan mengalami sesuatu yang akan merugikan dirinya ataupun orang lain, masuk selokan kah atau nabrak tiang kah dst dst….

Coba kita hubungkan dengan sidat,kalau kita tidak memiliki ilmu tentang pemeliharaan sidat, pengelolaan kualitas air untuk sidat, sistem yang cocok untuk sidat, pakan sidat yang sesuai kebutuhan…

Ya tentunya labaser dan sidater punya kesimpulan yang sama, kegiatan budidaya sidatnya berantakan alias gagal!!!

Maka untuk menjembatani itu semua kami membuat sajian baru layaknya tutorial video atau penjelasan singkat yang akan secara real bisa dilihat.

Harapan kami semoga bisa memudahkan labaser untuk mempelajari budidaya sidat lebih interaktif dan informatif.

Video kami kali ini akan dipandu oleh komisaris utama PT. Laju Banyu Semesta Bapak Farid Wiyardi, didalamnya akan coba menjelaskan tentang treatment pengadaaan air untuk kebutuhan budidaya sidat….

Silahkan menikmati video kami kali ini.

Think Locally but Act Globally

Buitenzorg Bogor, 28 Januari 2016

Workshop Mikrobiologi dan Pakan Fungsional

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakaatuh

Dipagi yang cerah ini kami coba ulas dan jabarkan kegiatan yang kami lakukan bersama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indinesia) yang bertajuk

“Workshop Mikrobiologi dan Pakan Fungsional”

SidatSidaters dan Labaser perlu ketahui acara workshop ini dibuat sebagai langkah konkrit sidat labas bersinergi dengan para peniliti sebagai mitra kerja, agar berbagai permasalahan yang terjadi di lapang dapat terpecahkan melalui riset-riset yang sistematis dan ilmiah. Sehingga perikanan khususnya sidat dapat berkembang  di negri yang sepanjang tahun air terus ada dan matahari terua bersinar, ya di Indonesia raya.

Acara workshop ini dilakukan dimarkas besar LIPI yang berada di cibinong, tepatnya digedung mikrobiologi dan botani LIPI

Para peneliti LIPI dari bagian mikrobiologi yang dikomandoi Dr. Ahmad Dinoto serta peniliti dari bagian Limnologi yang dikomandoi Dr. Fauzan Ali tampak hadir pada acara tersebut dan sharing informasi terkait mikrobiologi sidat dan teknologi bioflok.

Tampak juga pada acara tersebut punggawa-punggawa sidat labas beserta timnya di bawah komando trio labas Bapak Farid Wiyardi (Hafizhahullah semoga Allah menjaganya) bapak Deni Firmansyah hafizhahullah serta bapak Angga Kurniawan Hafizhahullah.

SidatKolaborasi tersebut menginformasikan kepada peserta yang merupakan peneliti dan praktisi tentang aplikasi dan teknologi inovasi yang dapat diaplikasikan untuk mendukung proses produksi sidat.

silahkan seduh teh dan kopi anda sambil meneruskan sajian kami pagi ini…. Keep on and Relax

Acara yang dimulai pukul 09.00 dibuka secara resmi oleh pak Ahmad Dinoto selaku kepala bidang mikrobiologi LIPI,

Beliau sedikit memaparkan bahwa LIPI senang sekali bisa mengadakan acara yang bekerjasama dengan Labas sebagai praktisi sehingga terjalin hubungan dan sinergi untuk bersama membangun dunia persilatan maksud kami persidatan.

Pada paparan pertama diberikan kesempatan pada Bapak Farid Wiyardi selaku komisaris PT. Labas memaparkan aspek bisnis dan kemitraan Labas.

Tanpa canggung lagi beliau memaparkannya dengan cukup lengkap dan lugas terkait bisnis sidat dab kemitraan yang dilakukan Labas

SidatAda point penting yang beliau sampaikan bahwasanya sidat merupakan komoditas penting nan ekonomis yang dimiliki Indonesia, aspek tersebut terlihat dari Nilai nutrisi sidat yang kaya akan omega 3 & 6 sehingga ini merupakan bahan pangan organik yang sangat menyehatkan papar beliau.

Tidak hanya gizi tapi juga nilai ekonominya juga tinggi karena pemeliharaannya yang memerlukan sentuhan khusus dan ketelitian yang tinggi.

Jadi tidak ada pilihan untuk mari kita bersama membangun sidat ini agar nilai nutrisi dan ekonomi ini memajukan bangsa Indonesia yang mayoritasnya muslim. Allahumma Aamiin.

Sidat Labas berupaya untuk mewujudkan hal tersebut dengan mengembangkan bisnis kemitraan dengan harapan dapat mendongkrak ekonomi kerakyatan civilization economy.

Program-program pelatihan, magang, bimbingan konsultasi, aquaculture project hingga penyerapan hasil produksi mitra disajikan dalam bentuk desain foto yang ciamik.

Audiens tampak antusias menikmati sajian presentasi sang komisaris.

Orientasi pasar lokal juga coba di dedahkan agar masyarakat bisa menikmati ciptaan Allah yang bernilai ini.

Di akhir presentasinya beliau menyampaikan kampung sidat yang berlokasi di cikampak bogor terus berbenah terus bersiap terus berkembang. Agar tercipta Integrated Agriculture (Pertanian terintegrasi) yang dimulai dengan sidat sehingga ke depan Indonesia bisa swasembada pangan. Allahumma Aamiin

Karakter yang kuat untuk bisa memajukan Indonesia tampak sekali didedahkan dalam presentasi tersebut. Semoga Allah memudahkan urusannya dan mewujudkan cita-cita tersebut. Aamiin

Sesi kedua diisi langsung oleh Dr. Ahmad Dinoto yang mengulas tentang mikrobiologi sidat

Untuk ulasan ini kita akan sambung kamis depan insyaAllah

Better Eel for Better Life

Bogor dipagi yang cerah ditemani gemercik air yang mengalir

24 Desember 2015