PELATIHAN BUDIDAYA KE 20

Salam sidater Nusantara, saat ini kita akan mengadakan Pelatihan Budidaya Sidat Profesional Jilid 20. Pengetahuan budidaya ikan sidat sangat diperlukan, mengingat sidat adalah ikan yang tergolong mahal maka dari itu budidaya sidat sebaiknya dilakukan dengan menggunakan metode yang sudah teruji dengan teknologi mutakhir yang tentunya tidak memakan biaya besar.

LABAS akan selalu memberikan kesempatan bagi anda semua khususnya masyarakat Indonesia untuk menggali ilmu tentang bagaimana sih budidaya Sidat itu? Apakah kita mampu bersaing dengan pasar dunia? pertanyaan-pertanyaan semacam itu terkadang terlontar dari berbagai kalangan, pada pelatihan ini kita akan membahas sedetail mungkin pertanyaan-pertanyaan Sidater juga Labaser.

Pelatihan dan Kemitraan Jilid 20

Tanggal : 25 – 26 Februari 2017
Waktu : Jam 09.00 – 16.00 WIB
Lokasi :Farm PT.Laju Banyu Semesta
Pembicara : Senior aquakultur sidat Labas
Key Note Speaker : Prof. Dr. Ir Ridwan Affandi, M.Sc (Pakar Sidat Institut Pertanian Bogor – Guru Besar Fakultas Perikanan IPB)
Biaya Pelatihan : Rp. 2.500.000 /orang
Biaya Penginapan : Rp. 300.000 /orang

Benefit yang didapat :
Sertifikat Kemitraan
DVD Budidaya
Modul Budidaya
Free konsultasi budidaya (mitra)

 

Segera daftarkan diri anda, ajak rekan-rekan bisnis anda.

PENDAFTARAN :
Telp, SMS, Whatsapp Bpk. Sholihin 0816 1341 288 / 0852 1194 3905
(Pendaftaran dapat dilakukan pada Jam 09.00-16.00)
No rekening : 1330012645669 Bank Mandiri cabang IPB Darmaga
An : PT Laju Banyu Semesta

Masyarakat Sidat Indonesia
PT.Laju Banyu Semesta
Better Eel for Better Life

PERJALANAN PANJANG MENUJU PUNCAK 2

The story of Eel part 2

Alhamdulillah senang sekali bisa kembali menyapa para sidater dan labaser diseluruh penjuru dunia, tentunya tetap dengan sajian yang renyah dan menginspirasi. Kami berharap sajian ini akan menambah khazanah ilmu juga memberikan pengaruh positif terhadap diri anda yang menikmati sajian kami.6

Baik kita lanjutkan pembahasan tentang perjalanan panjang yang cukup melelahkan untuk mencapai puncak dari sesosok makhluk Allah yang memberikan banyak manfaat.

Luar Biasa, SIDAT Selalu Ingat Dengan Alloh Ta’ala

Akronim itu menjadi sangat terpatri disanubari kami sebagai seorang akuakulturis (bahasa kerennya petani pembudidaya). Dan menjadi spirit tersendiri untuk terus mengawal Sumber Daya Alam Perikanan ini untuk bumi pertiwi.
Profesor Ridwan Affandi salah seorang pakar Sidat IPB, beliau adalah salah satu conselor kami yang selalu memberikan nasihat dan masukan demi kemajuan sidat di Indonesia. Beliau sudah meneliti sidat sejak 1980 hingga sekarang sejak beliau mengambil master dan doktor di Prancis negerinya spesies  Anguilla anguilla

20051031113651
Anguilla anguilla (Linnaeus, 1758)

Beliau mengatakan perjalanan panjang menuju puncak yang biasa kami kenal dengan migrasi pada spesies ikan yang memiliki sifat katadromous (bertelur dilaut dalam migrasi ke hilir kemudian kembali migrasi dan memijah di laut dalam) menempuh perjalanan kurang lebih 1500 km, masyaAllah jauh juga ya. Jadi bisa dibayangkan begitu panjang perjuangan sidat dan melelahkan.

Sidat Kaca (glass eel) yang sudah mencapai muara akan mengalami perubahan lingkungan dari laut yang salinitas/kadar garamnya tinggi menuju ke muara yang bersifat payau karena terjadi percampuran air tawar dengan air laut. Ternyata setelah tantangan dan rintangan yang mereka alami di laut tantangan berikutnya adalah lingkungan air payau, masyaAllah kehidupan sidat benar-benar menempa ia menjadi makhluk yang kuat menghadapi berbagai tantangan. Jadi kepada kita yang seakan-akan banyak permasalahan, teruslah berjuang jangan lemah insyaAllah Allah akan berikan jalan kemudahan.

Terkadang ia berhenti sejenak karena mungkin tidak ada makanan yang dapat dimangsa bukan karena lemah terhadap niat dan cita-cita, memberikan inspirasi bagi kita semua bahwa tancapkan niat dan cita-cita yang kuat dan terus lah berjuang.

Prinsipnya

Ketahuilah dalam KESUSAHAN terdapat KELAPANGAN, dalam KESABARAN terdapat KEMENANGAN dan dalam KESULITAN terdapat KEMUDAHAN

Jadi jangan menyerah ya…liat dan renungi guidance di atas….

Mereka terus merangsek masuk menuju perairan sungai yang mulai tawar…kira-kira happy ending ga ya…dari tadi sad story terus si sidat jadi terharu….

Ya ternyata rintangan dan tantangan dari laut dalam hingga ke sungai belum berakhir, sekolah kehidupan yang selanjutkan mulai mereka alami. Sifat pantang menyerah untuk tetap konsisten dan terus melanjutkan perjalanan menjadi sifat yang mendarah daging pada diri sidat. Kami akan terus melanjutkan perjuangan, Bismillah

Tak terasa mereka pun mulai bermetamorfosis menjadi elver ukuran 3-10 gr dan bentuknya pun sudah mirip dengan induknya, Elver sidat merasakan tantangan perjalanan yang sudah ada dihadapan matanya ya arus sungai yang deras, curam dan berbatu yang biasa kita kenal dengan jeram.

Mereka menerobos arus air yang cukup deras bahkan bebatuan yang cukup cadas, istimewanya adalah mereka lalukan berkelompok dan bersatu, jadi kalau sukses ga sendirian ya…sukses berjama’ah. Walaupun pasti ada dari komunitas tersebut yang tidak dapat melanjutkan perjalanan karena dimangsa hewan lain misalnya. Hal ini tentunya menginspirasi kita agar bisa bersatu agar INDONESIA maju…tidak egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri.

Kalau sudah begitu INDONESIA insyaAllah maju, liat saja bermodal bambu runcing, persatuan dan tentunya keikhlasan para pejuang memedekakan negeri ini. Mari kita ulangi hal tersebut setelah kemerdekaan ini diraih….

Dalam usaha mendaki sampai ke puncak tak jarang mereka jatuh dan harus mendaki lagi sejauh jarak jatuhnya, terkadang ada juga yang terluka sehingga harus memulihkan kondisi dulu kemudian melanjutkan perjuangan kembali…. sebuah usaha yang tidak mudah tapi bukan suatu hal yang tidak mungkin tercapai.

Kami pribadi juga terkadang bertanya-tanya apa disepajang perjalanannya sidat bertemu dengan ikan lain, dia juga dicemooh bahkan diremehkan hehe gila ya ngapain ngelawan arus sampai ke hulu.. just kidding karena biasanya yang merintis usaha pasti mengalami hal tersebut.

Hinggalah sampai waktunya rombongan mereka sampai ke puncak tertinggi yaitu bagian hulu. Air yang begitu sejuk dan bersih terus mengalir menyegarkan dan membasahi tubuhnya. Sungguh kondisi yang diidam-idamkan masyarakat yang hidup dikota-kota besar yang sudah penat dan jenuh dengan kesibukan kota yang tak pernah berhenti.

Niat yang kuat dari sidat untuk memberikan manfaat bagi generasi selanjutnya menjadikannya melakukan hal yang fenomenal, sebuah ekspedisi yang cukup menguras energi. Teringat orang tua kita yang juga sudah berjuang keras hingga kita mendapatkan manfaat dari kerja keras mereka baik ilmu dunia hingga ilmu akhirat hingga kita menjadi pribadi yang sekarang, Semoga Allah mengampuni dosa-dosa beliau, menerima amal ibadahnya dan melimpahkan kasih sayangNYA kepada mereka (Aamiin). Hingga Allah sematkan pada tubuh sidat kemampuan untuk mengubah nutrisi pada makanannya menjadi hal yang bermanfaat bagi manusia.

Juga tentunya bernilai ekonomi tinggi, sebuah kondisi yang membuat semua yang melihat bangga dan bahagia dengan apa yang dipertontonkan makhluk Allah yang satu ini.

”Kami membahas secara detil dan terperinci prospek, sejarah, hingga budidaya berteknologi, sistem dan teknologi resirkulasi, rekayasa wadah, pakan hingga pengolahan ikan sidat sampai siap saji untuk bisa dikembangkan dalam skala usaha dalam kegiatan Training and Partnership Integrated Eel Culture

 Pelatihan dan Kemitraan Budidaya Ikan Sidat Terintegrasi

Hari : Selasa Rabu
Tanggal : 30-31 agust 2016
Pukul : 09.00 – 16.00
Lokasi : Farm Sidat Labas Bogor


www.sidatlabas.com

Facebook Sidat Labas

Youtube Sidat Labas/Labas TV

WA/Telp/SMS – 0816 134 1288

Kami juga menyediakan olahan sidat dengan cita rasa nusantara, yang bisa dinikmati langsung masyarakat Indonesia

Kita akan lanjutkan minggu depan pembahasannya ya…

Stay tune terus ya di akun dan website sidat labas


PERJALANAN PANJANG MENUJU PUNCAK

The story of Eel part 1

Kalau baca judul di atas terbayang kisah sukses seseorang yang sudah berjuang saat mudanya dan mempersiapkan diri untuk mencapai sesuatu yang menjadi cita-citanya. Kemudian kisah nyata nan indah akan menginspirasi dan mendorong banyak pemuda mengikuti jejaknya untuk mengapai kesuksesan….layaknya perjuangan Muhammad shalalahu alaihi wasalam yang menjadi tokoh paling berpengaruh diseantero jagad…

perjuangan

Pada pagi yang cerah dengan panorama awan dan birunya langit kita akan coba menelusuri jejak-jejak perjalanan makhluk Allah yang punya dara tarik eksotik, ekonomi hingga menjadi komoditas yang sangat dicari diseluruh dunia…masyaAllah ya, iya betul komoditas itu  bertajuk SIDAT

Sidat melakukan perjalanan panjang (yang biasa dikenal dengan MIGRASI) yang penuh dengan pelajaran-pelajaran berharga yang bisa kita petik sehingga bermanfaat bagi kehidupan kita, Ya perjalanan panjang yang dimulai dari sebuah titik yang rendah di permukaan bumi dalam kondisi gelap dan bersuhu dingin….iya betul Deepsea laut dalam

Ritual pemijahan (perkawinan) yang syahdu mereka lakukan di laut dalam, hal ini dibuktikan oleh para peneliti yang berhasil menangkap sidat dengan kapal ekspedisi didaerah laut dalam dan samudra. Kita ketahui bersama laut selalu berbalut dengan garam sehingga para ahli mengistilahkannya dengan salinitas atau air yang berkadar garam.

Setelah telur dan sperma dikeluarkan maka akan terjadi pembuahan dan kehidupan pun dimulai…tentunya hal ini menjadi menarik karena hanya sidat saja yang memiliki behavior seperti ini. Lalu telur yang dibuahi akan menetas menjadi larva yang dikenal dengan preleptocephalus, masih sangat sederhana morfologi maupun struktur anatomi tubuhnya tapi sudah berada pada kondisi ekstrim samudra…

Allah sudah mulai menempa larva sidat yang baru menetas dengan lingkungan samudra, tentunya Allah tahu sidat akan kuat menghadapi hal tersebut. Terombang ambing dalam terjangan ombak hingga badai tidak menyurutkan niat sidat untuk terus melakukan perjalanan untuk mencapai puncak…

Seiring berjalannya waktu sidat akan mengalami metamorfosis menjadi leptocephalus, organ-organ tubuhnya pun berkembang hingga siap mencari makan secara mandiri, loh induknya kemana kok malah mencari makan mandiri…tega ya si induk.

Jangan terburu-buru berburuk sangka ya, induk sidat di alam akan mati setelah ia berhasil melakukan pemijahan (perkawinan), mereka berpuasa selama perjalanan migrasinya dari hulu hingga laut dalam. Jadi energi terakhir benar-benar didedikasikan untuk generasi selanjutnya agar bisa melanjutkan perjuangan…masyaAllah sebuah inspirasi yang patut kita ambil pelajaran…luar biasa, pengorbanan yang tidak hanya mementingkan dirinya yang sudah mendapatkan kesuksesan tapi juga memperhatikan generasi selanjutnya…

Seiring berjalannya waktu sidat kecil terus menyusuri gelombang laut dan mengalami metamorfosis hingga menjadi glass eel sidat kaca karena memang bentuk tubuhnya bening sekali, apabila terkena cahaya ia akan memantulkan cahaya berwarna warni seperti pelangi nan indah, glass eel ini akan menuju muara sungai dimana induknya pernah melaluinya untuk menuju laut dalam.

Disepanjang perjalanannya menuju muara sungai bukanlah suatu hal yang mudah, adanya lingkungan yang ekstrim, badai hingga predator terus membayangi, tapi ia tahu ia harus berjuang seperti generasi yang dahulu telah berjuang. Hal tersebut tentunya memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita hidup ini penuh dengan ujian rintangan dan resiko yang harus dihadapi bukan dihindari. tapi kita tidak boleh menyerah ada satu nasehat yang perlu dicamkan baik-baik agar kita bisa sukses

“Kalau perjuangan hidupmu sebagaimana perjuanganmu untuk bernafas makan yakinlah InsyaAllah akan Sukses”

“Kalau salah, Perbaiki. Kalau gagal, Coba Lagi. Kalau menyerah, maka semuanya selesai”

Kami membahas secara detil dan terperinci prospek, sejarah, hingga budidaya berteknologi, sistem dan teknologi resirkulasi,rekayasa wadah, pakan hingga pengolahan ikan sidat sampai siap saji untuk bisa dikembangkan dalam skala usaha dalam kegiatan

 

Training and Partnership Integrated Eel Culture

*Pelatihan dan Kemitraan Budidaya Ikan Sidat Terintegrasi*

Hari : Selasa Rabu

Tanggal : 30-31 agust 2016

Pukul : 09.00 – 16.00

Lokasi : Farm Sidat Labas Bogor


www.sidatlabas.com

Facebook Sidat Labas

Youtube Sidat Labas/Labas TV

WA/Telp/SMS – 0816 134 1288


Kita akan lanjutkan minggu depan pembahasannya ya…

Stay tune terus ya di akun dan website sidat labas

SIDAT FINGERLING 20gr

Assalamu’alaikum…

Bagaimana kabarnya Labaser dan Sidater, semoga tetap dalam keadaan sehat dan bersemangat. pada postingan yang lalu kita seudah membahas tentang Pemeliharaan Sidat Glass Eel dan Sidat Elver Fingering, saat ini kita akan membahas tentang Tempat pemeliharaan lanjutan Sidat Finggering ukuran 20 gram.

Pemeliharaan lanjutan dari Tank pembesaran kemudian ikan bisa di tempatkan pada kolam dengan sistem air deras atau running water dengan ukuran kolam 2,5 meter X 2,5 meter dengan tinggi air 1 meter, pada kolam ukuran tersebut bisa diterbar ikan sebanyak 50kg (ukuran fingerling 20gr), juga bisa dipelihara sampai kepadatan 300kg (ukuran konsumsi).

kelebihan dari sistem air deras atau running water tentu akan menghemat biaya karna tidak menggunakan listrik secara terus menerus, air mengalir kedalam kolam memanfaatkan gravitasi hingga air keluar dari kolam dengan sendirinya. debit air masuk kedalam kolam pembesaran diperkirakan antara 2-4 Liter /detik.

dalam kondisi darurat seperti air keruh dari sumber air akibat kondisi hujan deras maka kita lakukan antisipasi dari kekurangan air mengalir dengan bantuan pompa resirkulasi untuk mengalirkan air bersih dari penampungan juga kita tambahkan blower untuk menambah oksien pada air.

pada dasar kolam kita lengkapi dengan pembuangan air dasar fungsi dari pembuangan air dasar yaitu untuk membuang lumpur atau sisa kotoran pakan yang mengendap pada dasar kolam ikan, setiap hari sekitar 30% dari air kolam kita buang sehingga lumpur dan sisa kotoran pakan akan terbuang dan tidak mengendap terlalu banyak di dasar kolam. Saat panen, grading atau pun pemeliharaan kolam kita dapat menguras kolam dengan cepat melalui pembuangan air dasar.

Think Locally but Act Globally

Better Eel For Better Life

PROCESSING IKAN SIDAT

Sidat konsumsi yang kami olah merupakan ikan pilihan terbaik, sidat yang sesuai dengan ukuran konsumsi kami pilih dan kami pindahkan ke tank pemberokan fungsinya agar memudahkan kami dalam pengambilan. Setelan ikan dipindahkan ke tank pemberokan kemudian ikan dimasukan kedalam wadah yang berisi es lalu ikan dikirim ke ruang processing untuk di fillet.

Dalam ruang processing kami sangat menjaga kebersihan, petugas yang masuk kedalam ruangan processing harus dalam keadaan steril, menggunakan pakaian yang telah kami sediakan, peralatan yang kami sediakan dalam proses fillet dan pengolahan sangat terjaga kebersihan nya.

sidatSetelah dilakukan fillet pada ikan sidat, kemudian daging sidat diolah dengan cara dipanggang dan tentunya proses pembakaran dilakukan dengan higienis, tidak dilakukan di tempat terbuka, ikan sidat yang telah selesai diolah kemudian dilanjutkan ke tahap pambungkusan dalam plastik, ikan sidat yang telah melewati proses mulai dari karantina pada tank pemberokan kemudian masuk ke ruangan processing untuk di fillet sampai melewati proses pembakaran dan pembungkusan, ikan sidat kemudian kami bekukan agar ikan sidat dapat bertahan lama saat disimpan sebelum dikonsumsi.

Labaser dan sidater sekarang bisa melihat video proses pengolahan Labasaki mulai dari awal hingga siap konsumsi, manfaat yang tinggi dengan citarasa Nusantara yang sangat nikmat tentunya harus melewati proses yang baik, dengan katalain proses pengolahan ikan sidat jangan asal-asalan, sayang kan kalo dimasak hanya dengan resep yang sederhana.

Semoga Indonesia dapat mencicipi ikan sidat dengan kualitas yang baik dan manfaat yang baik pula.

Better ell for better life

SIDAT ELVER FINGERLING

Assalamualaikum wr.wb.

Berjumpa kembali bersama kami sidatlabas, pasti labaser dan sidater sudah rindu dengan postingan baru kami. pada postingan sebelumnya kami telah membahas  tentang pemeliharaan sidat ukuran Glass eel hingga ukuran Elver fingering juga tidak lupa dipostingan sebelumnya kita sampaikan cara pemberian pakan sidat ukuran ini.(kunjungi)

Nah para Labaser dan sidater… pada kesempatan kali ini kami akan coba membahas tentang pemeliharaan sidat mulai ukuran Elver fingering. pemeliharaan sidat ukuran Elver fingering di tempatkan pada wadah pemeliharaan round tank fiber silo berukuran diameter 1,25 – 1,5 meter dengan volume air +500 Liter dengan modern recirculation yang dilengkapi dengan beberapa filter juga tambahan aerotube dan UV sehingga air relatif aman dari biota berbahaya.

Pemberian pakan sidat ukuran elver fingering berbentuk pasta yang disesuaikan dengan kebutuhan sidat ukuran elver fingering. pada awal pemberian pakan, biasanya ikan akan adaptasi dalam mencari makan dengan indra penciuman, sidat dengan cepat mencium aroma aktraktan pada pakan yang deberikan sehingga ikan akan terangsang untuk makan lebih cepat.

Saat sidat terbiasa dengan pakan pasta maka akan memudahkan kita ketika pemeliharaan lanjutan di tempat yang lebih luas di kolam air deras maupun kolam jaring, juga dapat memudahkan sidat dalam mencerna pakan tersebut.

Sekarang saatnya kita simak video Station pemeliharaan elver fingering dan pemberian pakan elver fingering dalam round tank fiber silo yang akan kembali dijelaskan oleh Direktur utama PT.Laju Banyu Semesta bapak Deni Firmansyah.


Think Locally but Act Globally

Better Eel For Better Life