Hasil Plenary Sidat IndoAqua Tahun 2015

Dalam acara indonesian aquaculture 2015 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di International Convention Exhibition Bumi Serpong Damai, yaitu promosi potensi ekonomi dan bisnis perikanan budidaya dari seluruh Indonesia.

sidat labas

Kami PT. Laju Banyu Semesta diundang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menyampaikan materi yang menjadi konsentrasi Labas dalam program bisnis kemitraan. Materi yang kami sampaikan yaitu tentang  “produksi benih sidat skala kecil dan kemitraan”. Materi disampaikan komisaris PT. Laju Banyu Semesta dengan lugas tegas dan informatif dipadukan dengan infografis serta video company profile sehingga memudahkan peserta plenary sidat memahami materi presentasi.

Presentasi dimulai dengan latar belakang kenapa sidat menjadi komoditas yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia dibalut dengan infografis yang menarik sehingga point penting kenapa memiliki prospek yang baik menjadi tersampaikan.

sidat
Presentasi tentang sidat

Selanjutnya diinformasikan pula visi dan misi perusahaan, mulai informasi labas diberikan kepada masyarakat secara nasional.

Kemudian komisaris menjelaskan fasilitas dan gambaran kegiatan produksi di farm labas. Pada slide presentasi ini diputarkan video company profile PT.Laju Banyu Semesta, audience mulai duduk tegak menyimak dengan seksama sambil menanti informasi apalagi yang akan disampaikan sang komisaris.

Alhamdulillah kegiatan produksi PT. Laju Banyu Semesta mulai disampaikan secara nasional (indonesia melek sidat).

Infografis selanjutnya memberikan informasi program kegiatan kemitraan labas seperti pelatihan, bimbingan dan konsultasi, eduaquaculture tourism (wisata pendidikan akuakultur), penyedia sarana prasarana, aquaculture project (proyek pembangunan unit bisnis sidat), penyerapan hasil produksi oleh labas. Semua program itu merupakan rincian program kemitraan inti plasma PT. Laju Banyu Semesta.

image (2)Saat injury time infografis orientasi pasar menjadi info yang disampaikan komisaris. Local market menjadi tujuan utama agar masyarakat indonesia bisa cerdas dengan mengkonsumsi sidat (mencoba turut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa).

Diakhir presentasi ditutup dengan the big dream program pengembangan masyarakat terintegrasi bertajuk  “Kampung Sidat (integrated agriculture)” kampung mandiri idaman para penuntut ilmu (agama, teknologi, sosial ekonomi dll).

Serpong, 28 Oktober 2015

Indonesia melek sidat

Indonesian Aquaculture at International Convention Exhibition

Cara Memilih Lokasi Budidaya Sidat (Part 2)

Back to Village…

Setelah postingan yang lalu kita bahas pemilihan lokasi diwilayah perkotaan minggu ini coba kita kupas lawan dari kota, ya betul wilayah pedesaan atau dikaki gunung tepatnya. kenapa kita bahas ini tentu para sidaters dan LABASERS (alumni dan pembaca sidatlabas.com) bertanya-tanya ketika membaca tulisan kami, kenapa ya??

kaki gunungTentu kami punya alasan kuat tentang hal tersebut, yang pertama diantaranya lokasi farm kami diwilayah tersebut sehingga sangat layak kami bahas agar bisa dijadikan referensi bagi mereka yang akan memilih lokasi diwilayah pedesaan kaki gunung. kedua dengan melakukan diwilayah pedesaan anda berkesempatan membangun masyarakat pedesaan (dengan menciptakan lapangan perkerjaan), membangun perekonomian pedesaan yang berdaya saing global (karena sidat komoditas yang dikenal masyarakat perikanan dunia). paling tidak itu alasan konkrit kami memilih lokasi pedesaan kaki gunung selain tentunya kondisi air yang cukup (disaat berbagai wilayah di Indonesia mengalami kekeringan).

Wilayah pedesaan bisa menjadi pilihan selain wilayah perkotaan karena memiliki berbagai keunggulan

  1. Wilayah pedesaan ketersediaan air cukup melimpah, dengan kondisi ini para akuakulturis leluasa menggunakan air sesuai kebutuhan farm yang akan mereka buat, hal ini tentunya tidak dimiliki diwilayah perkotaan.
  2. kualitas air diwilayah pegunungan desa relatif masih sangat baik dengan kata lain belum banyak tercemar (industri biasanya cenderung sedikit bahkan tidak ada pada beberapa wilayah tertentu), kondisi ini tentunya akan mengurangi cost pengadaan dan pengelolaan kualitas air untuk kegiatan budidaya. pertimbangan di atas adalah ketika kita menggunakan sumber perairan umum sebagai sumber air (seperti sungai, kali, irigasi dll).

penjelasan keunggulan tidak akan berimbang dianalisis apabila penjabaran kelemahan tidak dibahas……oke kita coba bahas minggu depan insyaAllah,…

Better Eel for Better Life