Workshop Mikrobiologi dan Pakan Fungsional

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakaatuh

Dipagi yang cerah ini kami coba ulas dan jabarkan kegiatan yang kami lakukan bersama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indinesia) yang bertajuk

“Workshop Mikrobiologi dan Pakan Fungsional”

SidatSidaters dan Labaser perlu ketahui acara workshop ini dibuat sebagai langkah konkrit sidat labas bersinergi dengan para peniliti sebagai mitra kerja, agar berbagai permasalahan yang terjadi di lapang dapat terpecahkan melalui riset-riset yang sistematis dan ilmiah. Sehingga perikanan khususnya sidat dapat berkembang  di negri yang sepanjang tahun air terus ada dan matahari terua bersinar, ya di Indonesia raya.

Acara workshop ini dilakukan dimarkas besar LIPI yang berada di cibinong, tepatnya digedung mikrobiologi dan botani LIPI

Para peneliti LIPI dari bagian mikrobiologi yang dikomandoi Dr. Ahmad Dinoto serta peniliti dari bagian Limnologi yang dikomandoi Dr. Fauzan Ali tampak hadir pada acara tersebut dan sharing informasi terkait mikrobiologi sidat dan teknologi bioflok.

Tampak juga pada acara tersebut punggawa-punggawa sidat labas beserta timnya di bawah komando trio labas Bapak Farid Wiyardi (Hafizhahullah semoga Allah menjaganya) bapak Deni Firmansyah hafizhahullah serta bapak Angga Kurniawan Hafizhahullah.

SidatKolaborasi tersebut menginformasikan kepada peserta yang merupakan peneliti dan praktisi tentang aplikasi dan teknologi inovasi yang dapat diaplikasikan untuk mendukung proses produksi sidat.

silahkan seduh teh dan kopi anda sambil meneruskan sajian kami pagi ini…. Keep on and Relax

Acara yang dimulai pukul 09.00 dibuka secara resmi oleh pak Ahmad Dinoto selaku kepala bidang mikrobiologi LIPI,

Beliau sedikit memaparkan bahwa LIPI senang sekali bisa mengadakan acara yang bekerjasama dengan Labas sebagai praktisi sehingga terjalin hubungan dan sinergi untuk bersama membangun dunia persilatan maksud kami persidatan.

Pada paparan pertama diberikan kesempatan pada Bapak Farid Wiyardi selaku komisaris PT. Labas memaparkan aspek bisnis dan kemitraan Labas.

Tanpa canggung lagi beliau memaparkannya dengan cukup lengkap dan lugas terkait bisnis sidat dab kemitraan yang dilakukan Labas

SidatAda point penting yang beliau sampaikan bahwasanya sidat merupakan komoditas penting nan ekonomis yang dimiliki Indonesia, aspek tersebut terlihat dari Nilai nutrisi sidat yang kaya akan omega 3 & 6 sehingga ini merupakan bahan pangan organik yang sangat menyehatkan papar beliau.

Tidak hanya gizi tapi juga nilai ekonominya juga tinggi karena pemeliharaannya yang memerlukan sentuhan khusus dan ketelitian yang tinggi.

Jadi tidak ada pilihan untuk mari kita bersama membangun sidat ini agar nilai nutrisi dan ekonomi ini memajukan bangsa Indonesia yang mayoritasnya muslim. Allahumma Aamiin.

Sidat Labas berupaya untuk mewujudkan hal tersebut dengan mengembangkan bisnis kemitraan dengan harapan dapat mendongkrak ekonomi kerakyatan civilization economy.

Program-program pelatihan, magang, bimbingan konsultasi, aquaculture project hingga penyerapan hasil produksi mitra disajikan dalam bentuk desain foto yang ciamik.

Audiens tampak antusias menikmati sajian presentasi sang komisaris.

Orientasi pasar lokal juga coba di dedahkan agar masyarakat bisa menikmati ciptaan Allah yang bernilai ini.

Di akhir presentasinya beliau menyampaikan kampung sidat yang berlokasi di cikampak bogor terus berbenah terus bersiap terus berkembang. Agar tercipta Integrated Agriculture (Pertanian terintegrasi) yang dimulai dengan sidat sehingga ke depan Indonesia bisa swasembada pangan. Allahumma Aamiin

Karakter yang kuat untuk bisa memajukan Indonesia tampak sekali didedahkan dalam presentasi tersebut. Semoga Allah memudahkan urusannya dan mewujudkan cita-cita tersebut. Aamiin

Sesi kedua diisi langsung oleh Dr. Ahmad Dinoto yang mengulas tentang mikrobiologi sidat

Untuk ulasan ini kita akan sambung kamis depan insyaAllah

Better Eel for Better Life

Bogor dipagi yang cerah ditemani gemercik air yang mengalir

24 Desember 2015

Hasil Plenary Sidat IndoAqua Tahun 2015

Dalam acara indonesian aquaculture 2015 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di International Convention Exhibition Bumi Serpong Damai, yaitu promosi potensi ekonomi dan bisnis perikanan budidaya dari seluruh Indonesia.

sidat labas

Kami PT. Laju Banyu Semesta diundang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menyampaikan materi yang menjadi konsentrasi Labas dalam program bisnis kemitraan. Materi yang kami sampaikan yaitu tentang  “produksi benih sidat skala kecil dan kemitraan”. Materi disampaikan komisaris PT. Laju Banyu Semesta dengan lugas tegas dan informatif dipadukan dengan infografis serta video company profile sehingga memudahkan peserta plenary sidat memahami materi presentasi.

Presentasi dimulai dengan latar belakang kenapa sidat menjadi komoditas yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia dibalut dengan infografis yang menarik sehingga point penting kenapa memiliki prospek yang baik menjadi tersampaikan.

sidat

Presentasi tentang sidat

Selanjutnya diinformasikan pula visi dan misi perusahaan, mulai informasi labas diberikan kepada masyarakat secara nasional.

Kemudian komisaris menjelaskan fasilitas dan gambaran kegiatan produksi di farm labas. Pada slide presentasi ini diputarkan video company profile PT.Laju Banyu Semesta, audience mulai duduk tegak menyimak dengan seksama sambil menanti informasi apalagi yang akan disampaikan sang komisaris.

Alhamdulillah kegiatan produksi PT. Laju Banyu Semesta mulai disampaikan secara nasional (indonesia melek sidat).

Infografis selanjutnya memberikan informasi program kegiatan kemitraan labas seperti pelatihan, bimbingan dan konsultasi, eduaquaculture tourism (wisata pendidikan akuakultur), penyedia sarana prasarana, aquaculture project (proyek pembangunan unit bisnis sidat), penyerapan hasil produksi oleh labas. Semua program itu merupakan rincian program kemitraan inti plasma PT. Laju Banyu Semesta.

image (2)Saat injury time infografis orientasi pasar menjadi info yang disampaikan komisaris. Local market menjadi tujuan utama agar masyarakat indonesia bisa cerdas dengan mengkonsumsi sidat (mencoba turut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa).

Diakhir presentasi ditutup dengan the big dream program pengembangan masyarakat terintegrasi bertajuk  “Kampung Sidat (integrated agriculture)” kampung mandiri idaman para penuntut ilmu (agama, teknologi, sosial ekonomi dll).

Serpong, 28 Oktober 2015

Indonesia melek sidat

Indonesian Aquaculture at International Convention Exhibition

Plenary Sidat IndoAqua 2015

Ikan sidat merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai gizi dan nilai jual tinggi. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk pengembangan budidaya ikan sidat, tetapi sampai saat ini produksi untuk budidaya masih sangat rendah. Untuk meningkatkan produksi ikan sidat, teknologi budidaya ikan sidat perlu dikembangkan.

Dalam rangka promosi potensi ekonomi dan bisnis perikanan budidaya dari seluruh BrosurIndonesia. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan bermaksud untuk menyelenggarakan Festival INDONESIA AQUACULTURE 2015 (IndoAqua-2015) sebagai barometer pengembangan ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi terapan, serta sumber inspirasi bisnis perikanan budidaya, pada tanggal 28 Oktober 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, jl. Kelengkong No.46, Bumi Serpong Damai, Tangerang-Banten. Pada acara ini, PT. Laju Banyu Semesta di undang untuk memberikan materi “Usaha Produksi Benis Sidat Sekala Kecil dan Kemitraan nya”.

undangan plenary sidat

Undangan untuk PT. Laju Banyu Semesta

Acara direncanakan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia dan dihadiri oleh Dubes Negara-negara ASEAN, Dubes Negara-negara : Jepang, Norwegia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, Belanda, Denmark, UEA, Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar, serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Pertania dan Menteri Perdagangan.

Acara diadakan pada Hari Rabu, 28 Oktober 2015 pukul 10:00 – 13:00 WIB.