Dampak Alkalinitas Air pada Ikan Sidat

Pertemuan kali ini Kita akan bahas alkalinitas dan dampaknya terhadap budidaya ikan sidat. Seperti yang ditulis oleh Boyd (1982),
alkalinitas adalah total konsentrasi basa yang ada di dalam air yang digambarkan dalam miligram per liter Kalsium karbonat (CaCO3). Pengertian yang lebih sederhana yaitu kapasitas air untuk menetralkan tambahan asam tanpa penurunan pH larutan (Ritonga, 2014).

Ikan bernafas menghirup O2 (oksigen) dan melepaskan CO2 (karbondioksida). Jika jumlah ikan semakin banyak atau ikan semakin lama berada di dalam wadah budidaya, maka semakin banyak CO2 yang dihasilkan dan berpotensi menurunkan pH air. Zat CO2 yang bereaksi dengan air menyebabkan terlepasnya ion H+. Akibatnya, konsentrasi ion H+ di dalam air bertambah dan pH menurun.

Apabila alkalinitas air berada pada level >40 mg CaCO3 atau berada pada kisaran terbaik di rentang 100-200 mg CaCO3 (Lekang, 2007), maka pH tidak akan turun karena ada alkalin (ion bikarbonat HCO3-, ion karbonat CO3 2-, ion Hidroksida OH-) (Ritonga, 2014). Senyawa-senyawa tersebut akan berikatan dengan ion H+ yang terlepas akibat larutnya CO2 dalam air sebagai hasil respirasi ikan. Senyawa inilah yang kita kenal dengan penyanggah atau buffer pH.

Apabila pH berubah signifikan karena alkalinitasnya di bawah standar, maka ikan sidat akan mengalami kegagalan adaptasi–yang diawali dengan tidak mau makan, imunitas turun, sakit, dan bobot susut.

Kesimpulan mekanisme di atas bisa diringkas menjadi diagram panah di bawah ini :
Alkanitas (tidak standar) -> CO2 naik -> pH turun -> kegagalan metabolisme (sulit bernafas, nafsu makan turun -> imunitas turun -> ikan sakit -> mati/susut

Dengan ilmu, maka budidaya akan menjadi sukses— sebagaimana jika kita mengetahui ilmu agama, maka jalan menuju Surga Firdaus menjadi mudah dan dekat, InsyaAllah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ومن سلك طريقا يلتمسفيه علما سهلالله له بهطريقا إلى الجنة

“Barangsiapa yang berjalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.”(HR.Muslim)

Jadi, tuntunan untuk mengejar ilmu sudah terekam jejaknya 1500 abad yang lalu. Maka bersemangatlah!

Ketahuilah penyebab kegagalan yang dialami. Semoga menjadi pelecut semangat untuk mengejar ilmu dan mengaplikasikannya.

Kebodohan + Kemiskinan = Kriminal

Kebodohan + Kekayaan = Kesombongan

Kebodohan + Kekuasaan = Kedzoliman

Kebodohan + Kepercayaan = Kesesatan

Sebaliknya

Ilmu + Kemiskinan = Qana’ah (rasa cukup)

Ilmu + Kekayaan = Kedermawanan

Ilmu + Kekuasaan = Keadilan

Ilmu + Kepercayaan = Kemenangan

Jaga alkalinitas air sehingga ikan akan memberikan feed back nafsu makan yang baik dan berdampak positif pada pertumbuhan. (/lp)

Sidat Labas | Better Eel for Better Life

Labas Academy The Series
FB Sidat Labas
Instagram @labassidat
Youtube LabasTV