ESTalk : Rahasia Jalankan Bisnis Di Tengah Pandemi – Di awal bulan Agustus 2021, PT. Laju Banyu Semesta atau yang akrab disebut Sidat Labas telah mengadakan acara ESTalk (Expert Sharing Talk) dengan tema “Rahasia Jalankan Bisnis Di Tengah Pandemi”. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 6-8 Agustus 2021 yang dilaksanakan melalui zoom meeting dan youtube Sidat Labas Official.

ESTalk yang diadakan Sidat Labas ini juga turut menghadirkan pembicara-pembicara hebat di setiap harinya lho! Memangnya apa aja sih yang dibahas pada ESTalk kali ini? Ya terdapat tiga pemateri

Berkah Dari Bisnis Sampah Dikala Wabah

Sumber: SidatLabas

Di hari pertama ESTalk, tim dari Sidat Labas turut menghadirkan Bapak Aminudi selaku Founder dan CEO dari Biomagg Indonesia. Bapak Aminudi berkesempatan untuk menyampaikan materi mengenai “Berkah Dari Bisnis Sampah Dikala Pandemi”.

Sebelum memulai bisnis Biomagg sebagai CEO, beliau lebih dulu budidaya ikan lele dengan sistem bioflok dan diameter kolam 3 meter. Pada awal Covid-19 Biomagg melalui masa yang sulit karena masyarakat takut dan juga sampah yang menjadi bahan utama dari Biomagg mengalami penurunan yang cukup drastis.

Awalnya, CEO Biomagg mendirikan bisnisnya seorang diri, bahkan CEO membeli sepeda motor tanpa STNK dan BPKB.  Bahkan berdirinya Biomagg dilakukan seorang diri hingga akhirnya berkembang pesat hingga saat ini.

Biomagg adalah startup yang berfokus kepada pengolahan sampah organik khususnya sampah makanan dengan menggunakan teknologi biokonversi lalat tentara hitam untuk mewujudkan circular economy. Beberapa sumber dari pengolahan sampah adalah sampah dari industri makanan, rumah sakit, pasar dan masih banyak lagi.

Konsep dari Biomagg adalah dengan mengumpulkan sampah organik lalu diolah di workshop Biomagg. Selanjutnya produk jadi dari Biomagg bisa dinikmati oleh masyarakat dalam bentuk pupuk, magot, pakan ikan dan unggas. Hasil dari pertanian tersebut akhirnya juga kembali ke masyarakat sebagai bahan konsumsi yang bergizi.

Pada kesempatan kali ini juga, Bapak Aminudi mengajak para audiens untuk mengatahui bagaimana cara mengolah sampah/limbah menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan terutama dalam kondisi masyarakat yang sedang berada di tengah pandemi seperti saat ini. Bapak Amidi juga menyampaikan materi mengenai strategi marketing perusahaan dalam memperkenalkan bisnisnya ke masyarakat serta disampaikan juga cara mengoptimalkan bisnis di tengah pandemi.

Bisnis Udang Dengan Manfaat Segudang

Sumber: SidatLabas

Di Hari kedua ESTalk, Mas Muhamad Naufal Dzaki turut hadir untuk menyampaikan materi mengenai “Bisnis Udang Dengan Manfaat Segudang”. Bagaimana potensi dan peluang dalam bisnis udang? Pada kesempatan kali ini, Mas Muhamad Naufal Dzaki menyampaikan bahwa bisnis udang sangat berpotensi untuk dilakukan.

Ketersediaan Lahan budidaya yang ada di Indonesia tentu sangat berpotensi untuk dilakukannya bisnis udang. Kemajuan teknologi dalam budidaya udang juga dapat membantu para pembudidaya untuk menghasilkan udang dengan kualitas yang unggul,

Kegiatan budidaya udang juga mampu dijadikan prospek bisnis yang menjajikan. Mengapa demikian? Budidaya udang yang dilakukan di tambak berpotensi menyerap tenaga kerja khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar tambak tersebut. Adanya teknologi yang mudah diaplikasikan sehingga udang dapat dipanen dengan waktu yang cepat, membuat bisnis udang sangat prospektif dan menjanjikan keuntungan yang besar.

Tidak hanya itu, Mas Muhamad Naufal Dzaki juga menyampaikan materi mengenai cara budidaya udang dan cara meningkatkan kualitasnya agar bernilai jual tinggi. Strategi marketing perusahaan dalam memperkenalkan bisnisnya kepada masyarakat di masa pandemi juga turut disampaikan pada kesempatan kali ini. Salah satu alasan mengapa budidaya udang perlu dilakukan adalah karena pasarnya yang luas dan masuk dalam komoditas perikanan Indonesia. Hingga saat ini harga udang di pasar global cenderung stabil meski pandemi belum berakhir.

Mas Muhamad Naufal Dzaki Ketika memberikan statement berupa “ketika kita punya komitmen, kita juga harus memiliki goals”

Baca Juga:

7 Rekomendasi Situs Web untuk mencari Jurnal Gratis

Anguilla Bengalensis, Sidat Bintik Asal India yang Hampir Punah

Manajemen Budidaya Ikan Sidat yang Tepat Tanpa Tersendat

Sumber: SidatLabas

Di hari ketiga, tim Sidat Labas juga turut menghadirkan Bapak Angga Kurniawan selaku General Manager dari Sidat Labas. Pada kesempatan kali ini, Bapak Angga Kurniawan didampingi oleh Mas Ahmad Nanda selaku Digital Marketing Strategist Sidat Labas menyampaikan materi mengenai “Manajemen Budidaya Ikan Sidat yang Tepat Tanpa Tersendat”.

Materi ini berisi tentang bagaimana manajemen budidaya ikan sidat khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini. Tidak kalah menarik seperti hari-hari sebelumnya, ESTalk hari ketiga ini juga diwarnai dengan adanya kuis berhadiah lho! Tujuan diadakannya kuis berhadiah ini adalah untuk membangun interaksi antar pembicara dan audiens. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka wawasan audiens mengenai peluang yang ada dalam bisnis ikan sidat.

Mengapa harus ikan sidat? Inilah pertanyaan yang menjadi dasar materi yang disampaikan oleh Bapak Angga Kurniawan. Dari pertanyaan tersebut, dapat diketahui bahwa banyak sekali peluang yang ada dalam melakukan bisnis ikan sidat. Disamping itu, ikan sidat juga merupakan komoditas yang memiliki prospek besar dan termasuk kedalam ikan unggulan asli Indonesia yang kaya manfaat.

Tidak hanya itu, Bapak Angga Kurniawan juga menjelaskan berbagai fase ikan sidat dalam budidaya. Mulai dari fase elver hingga sidat dewasa yang siap diolah menjadi berbagai macam olahan konsumsi siap santap. Olahan ikan sidat ini juga mampu bersaing di pasaran lho!

Memangnya bagaimana cara memulai usaha ikan sidat? Pertanyaan ini juga mendasari materi yang disampaikan oleh Bapak Angga Kurniawan pada ESTalk hari ketiga ini. Ternyata ada beberapa cara yang harus dilakukan ketika memulai usaha ikan sidat. Sebelum memulai usaha, kamu harus mencari tahu banyak informasi mengenai ikan sidat. Selanjutnya kamu harus belajar dari mentor untuk memulai usaha dan mendalami SOP teknis budidaya. Setelah itu, kamu bisa menjalankan usaha ikan sidat. Tentu saja dalam memulai suatu usaha, kamu harus siap dengan resiko yang ada.

Dalam melakukan budidaya ikan sidat, kamu harus memperhatikan kualitas benih, air, pakan, dan kesesuaian wadah budidaya dengan fase ikan untuk menghasilkan produk ikan unggulan. Tidak hanya itu, penambahan probiotik juga perlu dilakukan dalam melakukan budidaya ikan. Penambahan ini juga mampu menghasilkan ikan yang berkualitas.

Baca Juga: 

19 Situs web Penyedia Template Power Point gratis

Mengenal Anguilla Australis : Sidat Bersirip Pendek dari Pasifik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.