Festival Unagi di Jepang – Pernahkah kalian mendengar tentang “Unagi Day” sebelumnya? Dikenal sebagai Doyo no Ushi no Hi (土用の丑の日), hari unagi adalah tradisi musim panas yang unik di Jepang, di mana orang makan unagi atau yang dikenal sebagai ikan sidat untuk menjaga stamina mereka di musim panas. Hari Unagi adalah salah satu tradisi musim panas terpenting di Jepang, karena dirayakan setiap tahun oleh orang Jepang. Lalu apa sih yang spesial dari hari unagi ini? jangan ketinggalan, yuk simak!

Festival Unagi, Tradisi Musim Panas yang Penting di Jepang

Apa itu Doyo no Ushi no Hi?

Festival Unagi di Jepang
Sumber: ikidane-nippon.com

Doyo (土用) adalah nama yang diberikan untuk periode 18-19 hari sebelum pergantian musim. Ushi (丑) adalah tanda zodiak lembu dalam astrologi Tiongkok. Ushi no Hi (丑の日) secara harfiah berarti hari lembu. Oleh karena itu, Doyo No Ushi no Hi disebut hari sapi selama perubahan dari musim semi ke musim panas. Periode Doyo juga jatuh di musim semi (Risshun) di awal Februari, di musim panas (Rikka) di awal Mei, di musim gugur (Risshu) di awal Agustus, dan di musim dingin (Ritto) di awal November. Oleh karena itu pada periode Doyo atau hari-hari mendekati musim panas dikenal sebaga festival unagi di Jepang.

Sejarah Hari Unagi 

Festival Unagi di Jepang
Sumber: Unsplash.com

Festival unagi di Jepang didasari oleh kebiasaan makan unagi pada musim panas yang diyakini ada sejak periode pertengahan abad ke-18 Edo. Salah satu pemilik toko unagi yang kekurangan uang, berjuang untuk mendapatkan pelanggan di saat musim panas yang lembab (unagi dianggap sebagai hidangan musim dingin pada saat itu). Lalu pemilik toko berkonsultasi dengan samurai polymath Hiraga Gennai yang memberinya pelajaran pemasaran singkat: gantung tanda di luar restoran yang memberi tahu orang-orang bahwa itu Ushi no Hi jadi mereka harus makan makanan yang dimulai dengan “u” untuk menghindari panas. 

Pemiliknya mulai mengiklankan seperti yang diinstruksikan, selangkah demi selangkah menyebarkan gagasan bahwa makanan “u” baik untuk kesehatan, terutama pada pergantian musim ketika seseorang rentan sakit akibat cuaca panas. Kelelahan panas musim panas ini, disebut natsubate, dapat menyebabkan kekurangan gizi dan kelesuan, dan unagi adalah solusi yang menyehatkan, bergizi, dan mengisi kembali stamina. Bisnis berkembang pesat, toko unagi lainnya dengan cepat mengikuti. Hingga saat ini supermarket dan restoran Jepang merayakan musim dengan sidat ekstra. 

Baca Juga:

Mengenal Anguilla Australis : Sidat Bersirip Pendek dari Pasifik

7 Rekomendasi Situs Web untuk mencari Jurnal Gratis

Mengapa Harus Makan Sidat?

Festival Unagi di Jepang
Sumber: Unsplash.com

Selain pemasaran, faktanya unagi penuh akan vitamin dan mineral. Selain itu ikan sidat kaya akan protein, omega-3, vitamin E, kalsium, vitamin A dan fosfor. Unagi juga diyakini memiliki jumlah asam lemak tak jenuh tertinggi daripada makhluk laut lainnya. Asam lemak omega-3 dalam unagi dapat membantu meningkatkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan tulang dan bahkan meredakan nyeri haid. Asam lemak omega-3 dan vitamin A juga dipercaya dapat mengurangi kerutan dan menjaga kulit tetap kenyal. Studi tentang manfaat kesehatan unagi juga menunjukkan bahwa makan sidat secara teratur dalam porsi yang direkomendasikan dapat mengurangi risiko kanker payudara, meningkatkan aliran darah ke otak, meningkatkan memori dan pembelajaran, dan mungkin mengurangi risiko demensia. Hal itulah yang membuat masyarakat Jepang mengadakan festival unagi di Jepang.

Hidangan Unagi yang Populer

Festival Unagi di Jepang
Sumber: Savvytokyo.com

Tentu saja terdapat banyak macam cara penyajian unagi, salah satunya unagi panggang yang disebut juga sebagai Unaju (鰻重). Hidangan ini merupakan salah satu hidangan paling populer di Jepang karena rasanya yang nikmat. Penyajiannya ialah ikan sidat terlebih dahulu dilapisi dengan tare manis (saus), disajikan di atas nasi dalam kotak pernis. Saus manis-gurih cocok dengan sansho , yang pedas dan asam.

Selain itu ada juga Kabayaki  (蒲焼)  mengacu pada metode memasak di mana sidat dibelah, diolesi mentega, ditusuk, dicelupkan ke dalam tara dan dipanggang perlahan di atas api arang. Metode ini berasal dari Urawa, Prefektur Saitama. Unagi onigiri atau unagi sushi juga merupakan makanan umum yang dapat kalian coba. Bahkan hidangan ini tersedia di toko serba ada di Jepang.

Bagaimana menarik bukan mengenai festival unagi di Jepang? kalian bisa mendapatkan informasi mengenai dunia ikan sidat hanya di SidatLabas. Sampai jumpa!

Baca Juga:

Ikan Sidat Bernilai Ekonomis Tinggi yang Mendunia, Anguilla Japonica

Anguilla Bengalensis, Sidat Bintik Asal India yang Hampir Punah