Sidat Amerika (Anguilla rostrata) – Apakah kamu pernah mendengar sebutan Sidat Amerika? Apakah hidupnya di Amerika sesuai dengan sebutannya? Yup! Sidat Amerika merupakan sebutan dari spesies Anguilla rostrata yang merupakan ikan sidat yang distribusinya berada di sekitar Greenland hingga bagian utara pantai Atlantik Amerika Selatan. Hal tersebut lah yang menjadi dasar penyebutan istilah “Sidat Amerika”.

Seperti spesies sidat lainnya, Anguilla rostrata juga sangat digemari oleh masyarakat dunia khususnya Asia Timur sebagai ikan konsumsi. Spesies ini juga memiliki ciri-ciri tubuh yang bisa dibedakan dengan spesies sidat lainnya.

Ciri-ciri

Sidat Amerika (Anguilla rostrata)
Sumber: en.wikipedia.org

Anguilla rostrata merupakan ikan yang memiliki bentuk tubuh memanjang seperti ular. Memiliki sirip punggung memanjang dan berada di sepanjang tubuh, di sekitar ekor, dan di bagian bawah tubuhnya. Memiliki bibir yang tebal dengan rahang bawah sedikit lebih panjang dibandingkan dengan rahang atas. 

Biasanya ikan ini memiliki tubuh berwarna hijau kekuningan hingga coklat. Panjang Anguilla rostrata betina saat dewasa bisa mencapai lebih dari satu meter sedangkan Anguilla rostrata  jantan memiliki panjang tubuh hanya 40 cm. 

Baca juga : Fakta Unik Ikan Sidat Yang Wajib Kamu Ketahui!

Habitat dan Persebaran

Sidat Amerika (Anguilla rostrata)
Sumber: Unsplash.com

Spesies ini biasa ditemukan dari Greenland Barat sampai bagian utara Pantai Atlantik Amerika Selatan. Menurut penelitian, Anguilla rostrata juga ditemukan di beberapa negara dunia seperti Belize, Bermuda, Kanada, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Curaçao, Dominika, Republik Dominika, Greenland, Guadeloupe, Guatemala, Haiti, Jamaika, Meksiko, Puerto Rico, Saint Pierre dan Miquelon, Saint Vincent dan Grenadines, Trinidad dan Tobago, Amerika Serikat (AS), Venezuela dan Kepulauan Virgin AS.

Saat ini masih sedikit informasi mengenai lokasi yang biasa digunakan oleh Anguilla rostrata untuk memijah. Menurut DFO (2014), Laut Sargasso Selatan yang berada dalam area frontal Zona Konvergensi Subtropis merupakan perairan tempat Anguilla rostrata memijah. Data ini diperoleh berdasarkan adanya keberadaan leptocephali terkecil yang ditangkap di perairan tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Westerberg et al. (2018), Anguilla rostrata memijah pada bulan Desember hingga Maret. 

Adapun kondisi lingkungan yang dapat mempengaruhi perjalanan glass eel untuk migrasi bervariasi, tetapi kenaikan temperatur dan berkurangnya aliran air menghambat perjalanan ke hulu. Fase Yellow Eel membutuhkan waktu 3-30 tahun di perairan tawar sebelum menjadi dewasa dan masuk ke fase Silver Eel.

Baca juga :

Mengenal Anguilla Australis : Sidat Bersirip Pendek dari Pasifik

Anguilla Bengalensis, Sidat Bintik Asal India yang Hampir Punah

Ancaman

Sidat Amerika (Anguilla rostrata)
Sumber: Flickr.com

Menurut IUCN, Anguilla rostrata termasuk kedalam spesies yang terancam punah khususnya di wilayah Perairan Timur Kanada. Mengapa demikian? 

Hal ini dapat terjadi karena hilangnya habitat alami ikan sidat. Adanya turbin pembangkit listrik di jalur migrasi meningkatkan mortalitas ikan sidat. Mortalitas yang disebabkan oleh turbin berkisar antara 5 – 97%.

Pada tahap larva, kurangnya produsen primer di laut dan ketersediaan pakan yang berkaitan dengan perubahan lingkungan diduga menjadi penyebab menurunya populasi Anguilla rostrata. Selain itu, adanya spesies invasif, bahan-bahan kimia, dan kegiatan penangkapan yang dilakukan terus menerus memberikan pengaruh terhadap jumlah populasi sidat Amerika ini. 

Lalu adakah upaya yang dilakukan untuk mempertahankan populasi Anguilla rostrata?

Budidaya

Sidat Amerika (Anguilla rostrata)
Sumber: Biolib.cz

Tentu saja berbagai upaya sudah mulai dilakukan untuk menjaga ketersediaan populasi Anguilla rostrata. Di Amerika, pengelolaan spesies ini meliputi monitoring dan regulasi komersial. Setiap negara bagian memiliki regulasi yang spesifik terhadap fase yellow eel dan atau silver eel. 

Disamping itu, kegiatan budidaya juga sudah mulai dikembangkan di negara Amerika. Sebenarnya ikan sidat dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit pada lingkup area domestik. Namun, ikan sidat untuk fase Glass eel dan Elver sangat dibutuhkan untuk keperluan ekspor ke berbagai negara di Asia. Seperti yang sudah diketahui bahwa ikan sidat merupakan ikan konsumsi yang sangat populer di negara Asia sehingga permintaan terhadap daging ikan sidat sangat tinggi. Terlebih sejak tahun 2010 adanya pelarangan ekspor Anguilla anguilla sehingga permintaan Anguilla rostrata meningkat. 

Baca juga :

7 Rekomendasi Situs Web untuk mencari Jurnal Gratis

Mengenal Anguilla Australis : Sidat Bersirip Pendek dari Pasifik