anguilla bengalensis sidat bintik asal india

Sidat India Hampir Punah – Sidat memiliki banyak sekali spesies baik yang unggul maupun tidak seperti Anguilla Bengalensis, spesies unggul yang hampir punah. Jenis yang satu ini memiliki daging yang tebal dan tak khayal banyak masyarakat dunia menyukai sidat ini. Sayangnya Pemerintah India sebagai tempat kemunculan spesies ini menganggap bahwa Anguilla Bengalensis terancam punah. Lalu bagaimana penyebaran dan apa yang membuat ikan ini hampir punah? yuk simak!

Penyebaran Anguilla Bengalensis

Sidat India yang Hampir Punah
Sumber: Wikipedia.org

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, habitat dari Anguilla Bengalensis adalah di Teluk Bengal, India. Perkembangan jenis sidat ini menyebar hingga Bangladesh, Indonesia, Kenya, Madagaskar, Malawi, Mozambik, Myanmar, Nepal, Pakistan, Afrika Selatan, Sri Lanka, Swaziland dan Tanzania. Di Indonesia sendiri belum banyak penelitian mengenai spesies sidat yang satu ini. Namun, menurut beberapa peneliti memperkirakan, Anguilla Bengalensis berada di sekitar Pulau Sumatra.

 

Secara geografis, Anguilla Bengalensis juga dapat ditemukan di perairan tropis seperti di semenanjung Malaysia. Karakteristik reproduksi Anguilla bengalensis berhasil ditemukan, yang mengarah pada temuan migrasi hilir sepanjang tahun yang cukup unik di perairan tropis. Namun, hanya ada sedikit penelitian tentang sejarah hidup spesies ini, pola migrasi, penggunaan habitat, dan penyebaran spasial di ekosistem tropis.

 

Baca Juga: 5 Fakta Unik Ikan Sidat Yang Wajib Kamu Ketahui

Morfologi Anguilla Bengalensis

Sidat India Hampir Punah
Sumber: Portugal.inaturalist.org

Untuk membedakan spesies ini dengan lainnya ialah terlihat dari warna tubuh yakni belang-belang. Warna tubuh spesies ini kekuningan sampai coklat zaitun, berbintik coklat tua. Anguilla Bengalensis menghabiskan sebagian besar hidupnya di air tawar pada kisaran kedalaman 3-10 meter dan bermigrasi ke Samudra Hindia untuk berkembang biak. Spesies ini dapat tumbuh hingga 1,2 m dan berat sebesar 6 kg. Untuk makanan sama dengan spesies lainnya yakni krustasea bentik , moluska , ikan bersirip dan cacing.

 

Spesies sidat India yang satu ini banyak diburu oleh warga lokal dan sebagai konsumsi yang nikmat. Selain daging, lendir dari sidat ini digunakan masyarakat India sebagai obat untuk arthritis. Sebagai informasi, arthritis merupakan penyakit peradangan sendi yang menyerang orang dewasa. Tubuh dari spesies ini memanjang dengan kepala berbentuk kerucut di bagian punggung. Secara umum, morfologi Anguilla Bengalensis memiliki lubang hidung anterior berbentuk tabung, bibir tebal dan ekor yang meruncing. Anguilla Bengalensis memiliki sisik kecil yang membulat. Secara makroskopis juga tidak tampak adanya sungut dan sirip perut pada spesies ini.

Ancaman Anguilla Bengalensis

Sidat India hampir punah ini terjadi akibat penangkapan ikan, hilangnya habitat, eksploitasi berlebihan dan domestikasi. Di India, sebagai habitatnya pun sudah mengumumkan bahwa spesies ini termasuk dalam spesies yang terancam punah. Sebagai respon terhadap ancaman ini, Indonesia telah menetapkan melalui Peraturan Menteri Perikanan No. PER.19/MEN/201215 yang melarang ekspor belut anguillid yang berukuran di bawah 150 gram.

Baca Juga: 5 Olahan Ikan Sidat Nikmat, Cocok Dikonsumsi dengan Keluarga